Pembentukan Aturan Fuzzy Untuk Pemberian Rekomendasi Penerima Bantuan Keluarga Berumah Tidak Layak Huni Menggunakan K-means Clustering

Authors

  • Aidil STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati
  • Judi Prajetno Sugiono Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya
  • Esther Irawati Setiawan Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya https://orcid.org/0000-0002-7163-3556
  • Adi Surya Putra Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.52985/insyst.v4i2.216

Keywords:

Aturan Fuzzy, Clustering, Fuzzy, Fuzzy Inference System, K-Means, Rumah Tidak Layak Huni, Sugeno

Abstract

Bantuan bagi keluarga yang rumah tidak layak huni merupakan salah satu manfaat sosial yang diberikan kepada keluarga yang mengalami kesulitan keuangan dan/atau memiliki rumah tidak layak huni. Variabel yang dipertimbangkan saat menentukan penerima manfaat sering kali membuat keputusan sulit diambil. Oleh karena itu, diperlukan sistem penalaran fuzzy yang secara otomatis menghasilkan aturan-aturan sebagai pembuat keputusan yang diharapkan. Untuk membentuk aturan fuzzy diperlukan seorang pakar. Pakar adalah seorang ahli yang berpengalaman dalam suatu bidang yang mampu menjelaskan suatu aturan yang terkait dengan suatu bidang. Dalam penelitian ini dibentuk suatu rule secara otomatis yang tidak tergantung dengan seorang pakar. Aturan fuzzy dibangkitkan bisa diperoleh dari beberapa teknik seperti proses clustering. Metode yang digunakan dalam membangkitkan aturan fuzzy ini yaitu metode k-means clustering. Dalam hal rekomendasi penerima bantuan rumah tidak layak huni, K-means clustering digunakan untuk mengelompokkan data dan mengembangkan aturan. Hasil dari pembangkitan aturan fuzzy digunakan untuk proses inferensi fuzzy menggunakan metode Fuzzy Inference System Sugeno. Metode sugeno menghasilkan output (konsekuen) berupa konstanta atau persamaan linier. Dalam penelitian ini digunakan 1000 data training dan dilakukan proses pengujian 300 data uji untuk mendapatkan rekomendasi penerima bantuan rumah tidak layak huni. Hasil pengujian digunakan untuk mengetahui akurasi aturan yang terbentuk.Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil k- means clustering dapat membentuk rule secara otomatis untuk pembangkitan aturan Fuzzy Inference System Sugeno dapat dilihat dari hasil akurasi perhitungan pengujian data uji skenario global sama-sama menghasilkan akurasi minimal di atas 75%.

References

B. Satria and L. Tambunan, “Sistem Pendukung Keputusan Penerima Bantuan Rumah Layak Huni Menggunakan FMADM dan SAW,” JOINTECS (Journal of Information Technology and Computer Science), vol. 5, no. 3, pp. 167–176, 2020.

“Wali Kota Tarakan Tinjau Program Bedah Rumah Agar Layak Huni - KANTOR BERITA KALIMANTAN.” https://kbk.news/wali-kota-tarakan-tinjau-program-bedah-rumah-agar-layak-huni/ (accessed Nov. 17, 2022).

K. Khotimah, “Analisis Program Bantuan Rumah Layak Huni Terhadap Pengentasan Kemiskinan di Kecamatan Mesuji Dalam Perspektif Ekonomi Islam,” UIN Raden Intan Lampung, 2018.

H. Tumanggor, M. Haloho, P. Ramadhani, and S. D. Nasution, “Penerapan Metode VIKOR Dalam Penentuan Penerima Dana Bantuan Rumah Tidak Layak Huni,” JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), vol. 5, no. 1, pp. 71–78, 2018.

D. Kusumawardani, “Sistem Pendukung Keputusan Penerima Bantuan Rumah Layak Huni Dengan Menggunakan Metode Weighted Product (WP),” FASILKOM UDINUS, 2014.

H. Nalatissifa and Y. Ramdhani, “Sistem Penunjang Keputusan Menggunakan Metode Topsis Untuk Menentukan Kelayakan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH),” MATRIK: Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer, vol. 19, no. 2, pp. 246–256, 2020.

Efraim. Turban, J. E. Aronson, and T.-P. Liang, “Decision support systems and intelligent systems,” p. 936, 2005.

“Straubhaar, J. and LaRose, R. (2006) Communications Media in the Information Society. Wadsworth Publishing Company, Belmont, CA. - References - Scientific Research Publishing.” https://www.scirp.org/%28S%28351jmbntvnsjt1aadkozje%29%29/reference/referencespapers.aspx?referenceid=2515740 (accessed Nov. 18, 2022).

K. A. A. Nazeer and M. P. Sebastian, “Improving the Accuracy and Efficiency of the k-means Clustering Algorithm,” 2009.

R. Arapoglou, K. Kolomvatsos, and S. Hadjiefthymiades, “Buyer agent decision process based on automatic fuzzy rules generation methods,” International Conference on Fuzzy Systems, pp. 1–8, 2010.

A. Bakri and M. F. M. Adini, “PENGELOMPOKAN DATA KAJI CUACA MENGGUNAKAN K-MEANS BAGI PERAMALAN TABURAN HUJAN.”.

K. Sri, “Aplikasi logika fuzzy untuk pendukung keputusan / Sri Kusumadewi, Hari Purnomo,” 2010.

J. Moreno, O. Castillo, J. Castro, L. Martinez, and P. Melin, “Data Mining for extraction of fuzzy IF-THEN rules using Mamdani and Takagi-Sugeno-Kang FIS,” Engineering Letters, vol. 15, 2007.

P. C. Chang and C.-H. Liu, “A TSK type fuzzy rule based system for stock price prediction,” Expert Syst. Appl., vol. 34, pp. 135–144, 2008.

A. PRIYONO, M. Ridwan, A. ALIAS, R. Rahmat, A. Hassan, and M. Mohd Ali, “Generation of Fuzzy Rules with Subtractive Clustering,” Jurnal Teknologi, vol. 43, p. 143, 2005, doi: 10.11113/jt.v43.782.

E. Turban, E. McLean, and J. Wetherbe, “Information Technology for Management : Making Connections for Strategic Advantage / E. Turban, E. McLean, J. Wetherbe.,” 2001.

L. T. 1 Kóczy, “Fuzzy Rule Base Model Identification Techniques,” 2005.

Downloads

Additional Files

Published

2022-10-31

How to Cite

[1]
Aidil, J. P. Sugiono, E. I. Setiawan, and A. S. Putra, “Pembentukan Aturan Fuzzy Untuk Pemberian Rekomendasi Penerima Bantuan Keluarga Berumah Tidak Layak Huni Menggunakan K-means Clustering”, INSYST, vol. 4, no. 2, pp. 85–92, Oct. 2022.